Tips Mendeteksi Kecurangan Finansial Dalam Perusahaan - Cara Membuat Laporan Keuangan dan Laporan Pajak

Tips Mendeteksi Kecurangan Finansial Dalam Perusahaan

 

Tips Mendeteksi Kecurangan Finansial Dalam Perusahaan
Tips Mendeteksi Kecurangan Finansial Dalam Perusahaan

Tips Mendeteksi Kecurangan Finansial Dalam Perusahaan

Kecurangan atau pun fraud merupakan hal yang kerap terjadi di banyak tempat, termasuk di sebuah perusahaan. Kecurangan ini bisa disebabkan oleh banyak faktor yang menyebabkan pelaku melakukan kecurangan tersebut, dan Anda sebagai pemilik perusahaan, harus peka dan pandai dalam mendeteksi keberadaannya. 

Sering kali, seorang pemilik perusahaan terlalu percaya terhadap karyawannya, sehingga lupa atau pun lengah dalam memperhatikan kecurangan yang terjadi dalam perusahaan yang sedang berjalan. Ketika ini terjadi, tentu, banyak dari pihak perusahaan yang akan menderita kerugian. Setiap petinggi perusahaan harus memiliki kepekaan terhadap masalah ini.

Nah, siapa saja kira-kira pelaku kecurangan atau fraud ini? Mari kita simak tips mendeteksi kecurangan finansial dalam perusahaan, di bawah ini:

1. Jenis Pelaku Kecurangan - Fraud

Terdapat tiga jenis pelaku yang berpeluang melakukan kecurangan dalam sebuah perusahaan. Ketiga tingkatan ini perlu Anda cermati dan waspadai betul-betul. Berikut ketiga di antaranya:

1. Kecurangan Pegawai (Employee Fraud)

Sebagian besar pelaku fraud dalam perusahaan adalah pegawai yang seringkali merupakan orang kepercayaan atau orang terdekat Anda. Ini sering kali terjadi. Jadi, Anda perlu waspada.

Kecurangan pegawai dapat berbentuk kecurangan penggajian (payroll fraud) seperti pembayaran gaji yang berlebihan , penggelapan dana (skimming schemes) yang biasanya untuk kepentingan pribadi, dan kecurangan penjualan dan pembelian dalam pencatatan buku besar (sales & purchase ledger fraud) seperti tindakan menambah atau mengurangi pendapatan dan pengeluaran.

2. Kecurangan Manajemen (Management Fraud)

Kecurangan manajemen atau management fraud adalah kecurangan laporan keuangan yang dilakukan pihak manajemen dengan tujuan untuk menipu investor. Bentuk kecurangan manajemen bermacam-macam seperti penggelapan dana, manipulasi laporan keuangan, atau praktik penyuapan.

Seperti namanya, pelaku management fraud biasanya memiliki kedudukan tinggi dalam perusahaan seperti CEO (Chief Executive Officer), COO (Chief Operating Officer), atau CFO (Chief Financial Officer). Bahkan dalam beberapa kasus seperti kasus Lehman Brothers, sebuah perusahaan layanan finansial global yang mengalami kebangkrutan besar sepanjang sejarah Amerika, praktik kecurangan sering melibatkan pihak audit perusahaan, baik auditor internal maupun firma audit seperti Ernst & Young.

3. Kecurangan Pihak Ketiga (Third Parties Fraud)

Third parties fraud atau kecurangan pihak ketiga merupakan kecurangan yang sering dilakukan pihak di luar perusahaan, seperti pihak supplier. Contoh kecurangan yang sering dilakukan pihak luar perusahaan adalah false billing

Pemberi false billing akan membuat Anda membayar tagihan-tagihan palsu dengan menyamar menjadi supplier dan membuka akun-akun palsu. Melalui berbagai alasan palsu, mereka akan meyakinkan Anda untuk mengirimkan uang yang harusnya diterima supplier Anda ke akun mereka.

2. Tips Mendeteksi Pelaku Kecurangan

Menemukan kecurangan fraud dalam perusahaan bukanlah hal sulit, tapi bukan pula hal mudah. Anda membutuhkan kecermatan dan kejelian terhadap para karyawan atau pun petinggi perusahaan Anda. Berikut ini merupakan ciri-ciri utama pelaku fraud yang mudah dikenali:

1. Memiliki posisi tinggi atau memegang bagian finansial

Seperti jenis pelaku fraud di atas, orang yang melakukan kecurangan biasanya memiliki jabatan tinggi atau memegang posisi dalam departemen keuangan. Karena terlalu dipercaya dan jarang dikontrol, mereka dapat mengubah laporan keuangan tanpa sepengetahuan Anda.

2. Sering bekerja lembur

Jangan terlalu senang jika Anda memiliki pegawai yang suka bekerja lembur dan jarang mengambil cuti. Bukan karena Anda harus membayar uang lembur atau menaikkan gaji. Kenyataannya, kecurangan perusahaan yang dilakukan oleh pegawai seringkali dilakukan pada malam hari ketika Anda sedang beristirahat agar tidak ada yang melihat.

3. Suka bekerja sendiri

Berhati-hatilah jika Anda memiliki pegawai yang suka bekerja sendiri. Biasanya pegawai yang memiliki ruangan atau tempat kerja pribadi lebih rentan untuk melakukan kecurangan. Anda dapat menilai pegawai Anda saat Anda menghampiri atau melakukan inspeksi mendadak terhadap pekerjaan mereka. Jika mereka terlihat tidak nyaman atau tegang, maka mungkin ada sesuatu yang disembunyikan. 

4. Gaya hidup mewah

Tidak mudah bagi seorang pegawai untuk memiliki mobil atau barang mewah lainnya. Jadi, jika Anda melihat perubahan gaya hidup pada pegawai Anda hanya dalam waktu beberapa bulan, saatnya bagi Anda untuk melakukan penyelidikan, khususnya pada kondisi keuangan perusahaan.

5. Memiliki kesulitan ekonomi

Jangan berpikir bahwa semua pelaku fraud adalah orang jahat. Orang baik sekalipun dapat merusak kepercayaan atasannya demi kebutuhan keluarga atau hal penting lainnya. Contohnya, seorang pegawai jujur dapat mencuri uang perusahaan demi biaya operasi anaknya. Tapi, bukan berarti Anda selalu khawatir, cukuplah Anda waspada dan jangan lengah. 

Sekarang Anda telah mengetahui jenis serta ciri pelaku fraud dalam perusahaan. Dengan demikian, Anda dapat mengingatkan diri sendiri maupun pegawai untuk menjauhi aktivitas ilegal ini. Mari berantas pelaku kecurangan dan bangunlah perusahaan yang bersih dan sehat!


Cloud Accounting: Solusi praktis yang patut dicoba!

Memang tidak mudah untuk memberantas kecurangan, sekali pun Anda sudah memiliki orang-orang terbaik, kemungkinan itu akan tetap ada. Namun, Anda bisa meminimalisasi resiko dengan menggunakan Cloud Accounting, sistem akuntansi yang berbasis internet. Dengan akuntansi cloud, Anda dapat menyimpan data Anda secara online sehingga risiko kehilangan data sangat kecil. Data dapat diakses dengan mudah kapan pun Anda memerlukannya. Karena bersifat online, Anda dapat mengundang orang-orang kepercayaan Anda untuk mengoperasikannya. Dengan demikian, Anda dapat mengawasi pekerjaan mereka sekaligus kondisi finansial perusahaan Anda.

Jurnal Cloud Accounting

Bagaimana dengan biaya? Pada dasarnya biaya operasional akuntansi cloud relatif lebih murah dibandingkan dengan sistem akuntansi tradisional. Cukup membayar biaya operasional per bulan dan Anda dapat membuat laporan keuangan secara instan. Anda tidak perlu lagi khawatir akan kerusakan sistem atau mengeluarkan biaya perbaikan. Salah satu perusahaan penyedia layanan akuntansi cloud di Indonesia adalah Jurnal, platform akuntansi online berbasis komputasi cloud. Dengan jurnal, Anda dapat mengakses laporan keuangan Anda secara real time di mana pun dan kapan pun Anda berada.

Apabila Anda membutuhkan konsultan bisnis dan keuangan yang kompetitif dan profesional, Anda pun bisa berkonsultasi dengan kami. FR Ccnsultant Indonesia memiliki staf-staf terbaik untuk membantu Anda memonitor sistem keuangan perusahaan Anda. Kami adalah juga jasa konsultan keuangan untuk pengelola keuangan bisnis, yang juga konsultan manajemen keuangan, sekaligus jasa konsultan pajak.  Kami juga menyediakan tenaga ahli untuk konsultasi manajemen bisnis. Anda bisa menghubungi kami, karena di sini kami hadir untuk Anda.

FR Consultant Indonesia, Solusi Pembuatan Laporan Keuangan dan Laporan Pajak Perusahaan dan Pribadi Hubungi 0813-8228-9991.

0 Response to "Tips Mendeteksi Kecurangan Finansial Dalam Perusahaan"

Post a comment

Harap Berkomentar sesuai dengan tema artikel, Diluar Tema artikel akan dihapus. Terima Kasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel