Apa pengertian fiskal? - Cara Membuat Laporan Keuangan dan Laporan Pajak Perusahaan Maupun Pribadi

Apa pengertian fiskal?



Pengertian fiskal


Buat kamu yang bukan bagian moneter dan perpajakan pasti bertanya-tanya, apa sih pengerti fiskal? Kita sering dengar istilah fiskal disebut-sebut dalam laporan ekonomi pemerintahan, tapi tidak sedikit dari kita yang nggak tahu apa pengertian dari Fiskal.

Kalau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fiskal adalah sesuatu yang berkenaan dengan urusan pajak atau pendapatan negara. Fiskal biasanya digunakan untuk menjelaskan bentuk pemasukan negara yang dikumpulkan dari masyarakat, dan oleh negara tersebut, dianggap sebagai pendapatan, lalu digunakan sebagai pengeluaran dengan program-program untuk menghasilkan pencapaian terhadap pendapatan nasional, produksi dan perekonomian serta digunakan pula sebagai perangkan keseimbangan dalam perekonomian.

Setelah fiskal, biasanya kamu akan mendengar yang namanya Kebijakan Fiskal. 

Apa sih kebijakan fiskal?


Kebijakan Fiskal adalah kebijakan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah guna mengelola dan mengarahkan kondisi perekonomian ke arah yang lebih baik, atau yang diinginkan. Dengan cara mengubah atau memperbaharui penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Salah satu hal yang ditonjolkan dari kebijakan fiskal ini adalah pengendalian pengeluaran dan penerimaan pemerintah atau negara.

Lantas, apa tujuan kebijakan fiskal?


Tujuan utama dikeluarkannya kebijakan fiskal adalah untuk menentukan arah, tujuan, sasaran dan prioritas pembangunan nasional, serta pertumbuhan perekonomian bangsa. Berikut rinciannya:
  1. Mencapai kestabilan perekonomian nasional.
  2. Memacu pertumbuhan ekonomi.
  3. Mendorong laju investasi.
  4. Membuka kesempatan kerja yang luas.
  5. Mewujudkan keadilan sosial.
  6. Sebagai wujud pemerataan dan pendistribusian pendapatan.
  7. Mengurangi pengangguran.
  8. Menjaga stabilitas harga barang dan jasa agar terhindar dari inflasi.

Macam-macam kebijakan fiskal.

Kebijakan fiskal dibagi menjadi dua, dari segi teori dan menurut jumlah penerimaan serta pengeluaran. Berikut pengertiannya:

Kebijakan Fiskal Fungsional
Merupakan kebijakan fiskal untuk pertimbangan pengeluaran anggaran dan penambahan kesempatan kerja yang dilakukan oleh pemerintah, karena akibat tidak langsung dari pendapatan nasional.

Kebijakan Fiskal yang Disengaja
Merupakan kebijakan fiskal untuk mengatasi masalah-masalah ekonomi yang sedang dihadapi dengan cara memanipulasi anggaran belanja secara sengaja, baik melalui perubahan perpajakan maupun perubahan pengeluaran pemerintah. Ada tiga bentuk dari macam kebijakan fiskal ini, yaitu:
  • Membuat perubahan pada pengeluaran pemerintah.
  • Membuat perubahan pada sistem pemungutan pajak.
  • Membuat perubahan secara serentak baik pada pengelolaan pemerintah maupun sistem pemungutan pajak.
Kebijakan fiskal jenis ini dimaksudkan untuk mengendalikan kecepatan siklus bisnis supaya tidak terlalu fluktuatif. Dalam kondisi depresi, kebijakan ini dimaksudkan untuk menambah aktivitas kegiatan ekonomi yang terjadi. Sedangkan dalam keadaan inflasi, kebijakan ini akan mengurangi aktivitas tersebut. Jenis penstabil otomatis atau kebijakan fiskal tak disengaja yaitu pajak proporsional, pajak progresif, kebijakan harga minimum, dan asuransi pengangguran.

Kebijakan Fiskal dari Jumlah Penerimaan & Pengeluaran.

Kebijakan Fiskal dalam kategori ini terdapat 4 jenis, berikut di antaranya: 

Kebijakan Fiskal Seimbang
Kebijakan fiskal seimbang adalah kebijakan yang membuat antara penerimaan dan pengeluaran menjadi sama jumlahnya. Salah satu kelebihan dari  kebijakan fiskal seimbang yaitu: Negara tidak perlu meminjam dana dari pihak dalam negeri atau luar negeri. Sedangkan kelemahannya, kondisi perekonomian akan menjadi terpuruk apabila keadaan perekonomian negara dalam kondisi tidak menguntungkan.

Kebijakan Fiskal Surplus
Kebijakan fiskal surplus merupakan kebijakan yang mana jumlah pendapatan harus sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah pengeluaran. Kebijakan fiskal ini merupakan cara untuk menghindari inflasi.

Kebijakan Fiskal Defisit
Kebijakan fiskal defisit adalah kebijakan yang berlawanan dengan kebijakan surplus. Berarti jumlah pendapatan lebih rendah dari jumlah  pengeluaran. Beberapa kelebihan dari kebijakan fiskal ini adalah bisa mengatasi kelesuan dan depresi pertumbuhan perekonomian. Sedangkan untuk kekurangannya adalah anggaran negara selalu dalam keadaan kekurangan.

Kebijakan Fiskal Dinamis
Kebijakan fiskal dinamis merupakan suatu kebijakan yang mirip dengan kebijakan fiskal seimbang, namun ditambah improvisasi yaitu: sama besar jumlahnya, tetapi seiringnya waktu kedua-duanya akan bertambah besarnya. Kegunaan dari kebijakan ini adalah menyediakan pendapatan yang bisa untuk memenuhi kebutuhan pemerintah yang bertambah seiring berjalannya waktu.

Sekian yang bisa saya sampaikan terkait tentang fiskal dan kebijakannya kali ini.

FR Consultant Indonesia, Solusi Pembuatan Laporan Keuangan dan Laporan Pajak Perusahaan dan Pribadi Hubungi 0813-8228-9991.

0 Response to "Apa pengertian fiskal?"

Post a Comment

Harap Berkomentar sesuai dengan tema artikel, Diluar Tema artikel akan dihapus. Terima Kasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel