iklan #1

RajaBackLink.com

6 Langkah Mudah Melakukan Pembukuan Bagi UKM

Bagi pemilik bisnis yang sukses di dunia Mengeluarkan Anggaran untuk menjaga catatan keuangan dengan sangat baik. Mereka melacak setiap biaya yang dikeluarkan sehingga dapat melakukan efisiensi biaya atau pengeluaran. Selain itu, memiliki catatan yang baik juga akan membantu mereka dalam kegiatan administrasi dengan pihak lain seperti akan mempermudah dalam pembayaran pajak. Oleh karena itu, pembukuan merupakan aspek yang penting.
Pembukuan adalah pencatatan transaksi keuangan. Transaksi yang dimaksud seperti
  1. transaksi pembelian,
  2. transaksi penjualan,
  3. transaksi pendapatan,
  4. transaksi pengeluaran dan
  5. jenis transaksi lain yang dilakukan oleh perusahaan.
Pembukuan tidak hanya digunakan perusahaan besar saja tetapi bisnis kecil dan menengah (UKM) juga wajib melakukan pembukuan. Tidak perlu melakukan pembukuan yang kompleks dan ribet, usaha UKM dapat melakukan pembukuan yang sederhana. Sehingga para pelaku UKM dapat mengetahui berapa keuntungan dan kerugian yang diperoleh. Namun, masalahnya para pelaku UKM, khususnya di Indonesia tidak memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan sehingga tidak memiliki pembukuan yang rapi dan jelas. Berikut ini merupakan langkah mudah melakukan pembukuan UKM.

1. Melacak Faktur

Faktur atau Invoice merupakan bukti pendukung untuk melakukan pembukuan dan pembuatan laporan keuangan perusahaan. Faktur yang terlambat atau tidak dibayar akan mengganggu aliran kas perusahaan. Sebagai konsekuensinya, jalannya bisnis secara umum juga menjadi terganggu. Oleh sebab itu, jangan biarkan klien terlambat dalam membayar tagihan. Untuk mengelola ini, Anda harus memastikan bahwa tidak ada klien yang memesan produk atau layanan terbaru kecuali mereka telah membayar pesanan sebelumnya. Cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan memberikan jangka jatuh tempo untuk setiap klien. Sehingga jika tidak memenuhi tenggat waktu yang diberikan dapat dikenakan pinalti yang dibebankan pada jumlah yang dibayarkan oleh mereka.

2. Pisahkan Catatan Piutang dan Utang


Manajemen keuangan yang buruk merupakan salah satu penyebab kegagalan sebuah bisnis. Percampuran uang yang di depositkan oleh klien dan uang yang dipinjam dapat menyebabkan kebingungan dan jika dibiarkan lebih buruk dapat menjadi krisis keuangan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memisahkan kedua jenis catatan ini. Ini akan memudahkan melacak apa yang akan dicari. Selain itu juga dapat mengetahui apa yang menjadi milik Anda dan apa yang menjadi milik bisnis Anda.

3. Simpan Catatan Keuangan & Bukti Pendukung Lain

Catatan keuangan dan bukti pendukung merupakan hal yang sangat penting. Pembukuan UKM yang visioner harus memastikan semua dokumen yang digunakan dalam transaksi sehari-hari disimpan dengan baik untuk digunakan sebagai referensi di masa yang akan datang. Untuk membangun keuangan yang baik, pastikan Anda memiliki pernyataan bank, laporan laba rugi, neraca, kuitansi, faktur, dan lainnya.

4. Alokasikan Waktu Untuk Menganalisa Pembukuan Secara Rutin

Menurut banyak pengusaha, meninjau pembukuan bisnis secara rutin akan membuat Anda mendapatkan informasi yang selalu diperbaharui tentang keadaan bisnis. Dengan demikian, Anda dapat mengelola arus kas, mengetahui pengeluaran mingguan yang terjadi dan informasi tentang faktur yang telah dikeluarkan oleh perusahaan. Di samping itu juga membantu Anda untuk mengetahui, memantau, dan mengevaluasi pendapatan dan pengeluaran dan masalah yang terjadi. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk melacak semua pengeluaran dan pendapatan adalah dengan menggunakan kartu kredit. Ya, dengan itu catatan pengeluaran akan tersimpan secara otomatis. Dan kehilangan tanda terima tidak akan menjadi sebuah masalah.

5. Gunakan Jasa Accounting Service

Banyak pengusaha, meninjau kinerja bisnis masih berdasarkan penjualan karena tidak memiliki staf akuntansi. Untuk dapat membuat pembukuan bisnis secara rutin yang akan membuat Anda mendapatkan informasi yang selalu diperbaharui tentang keadaan bisnis. Mengapa Anda tidak menggunakan jasa accounting service seperti FR Consultant Indonesia.

Dengan demikian, Anda dapat mengelola arus kas, mengetahui pengeluaran mingguan yang terjadi dan informasi tentang faktur yang telah dikeluarkan oleh perusahaan berdasarkan laporan yang diberikan oleh Accounting Anda. Di samping itu juga membantu Anda untuk mengetahui, memantau, dan mengevaluasi pendapatan dan pengeluaran dan masalah yang terjadi. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk melacak semua pengeluaran dan pendapatan adalah dengan menggunakan kartu kredit. Ya, dengan itu catatan pengeluaran akan tersimpan secara otomatis. Dan kehilangan tanda terima tidak akan menjadi sebuah masalah.

6. Gunakan Software Akuntansi

Ini adalah salah satu tips yang penting untuk pembukuan UKM.  Menggunakan software akuntansi online dapat memudahkan Anda melakukan pembukuan dengan mudah. Jurnal merupakan software akuntansi online yang memberikan kemudahan dalam mengelola laporan keuangan secara instan dan realtime. Jurnal juga dapat diakses di mana pun dan kapan pun dengan menggunakan koneksi Internet. Oleh karena itu, Jurnal dapat menjadi solusi untuk membantu Anda dalam melakukan pembukuan UKM dan proses akuntansi dengan mudah, cepat, aman dan nyaman.

0 Response to "6 Langkah Mudah Melakukan Pembukuan Bagi UKM"

Post a Comment

Harap Berkomentar sesuai dengan tema artikel, Diluar Tema artikel akan dihapus. Terima Kasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel