Membuat Laporan Keuangan Untuk Bisnis Laundry - Tips dan Trik Belajar Pembukuan dan Belajar Pajak
Wednesday, 5 September 2018

Membuat Laporan Keuangan Untuk Bisnis Laundry

Kelas Pembukuan dan Pajak - 025 Bagaimana Cara Membuat Laporan Keuangan Untuk Bisnis Laundry

Bisnis laundry saat ini sedang menjamur banyak pihak yang mencoba keberuntungan di dalam bisnis ini, namun hanya sedikit yang menerapkan pembukuan untuk membantu menerapkan strategi marketing yang tepat. Jika kamu merasa membutuhkan informasi mengenai cara membuat pembukuan bisnis laundry, silahkan lanjutkan untuk membaca artikel ini, semoga bermanfaat.

cara-membuat-laporan-keuangan-untuk-bisnis-laundry
Bisnis Laundry juga perlu laporan keuangan

Dalam setiap bisnis tujuan adanya laporan keuangan itu pasti untuk keperluan pemilik perusahaan diantaranya :
  1. Membaca kondisi sebenernya dari bisnis, apakah untung atau rugi yang tercermin dari laporan laba rugi. Karena di dalam laporan laba rugi tercermin penerimaan bisnis dan pengeluaran untuk mendapatkan penerimaan itu apa saja dan berapa nilainya. Tentunya dengan informasi tersebut sebagai pemilik usaha kamu bisa melakukan efisiensi terhadap pos-pos pengeluaran yang dianggap terlalu boros dan tidak efisien.
  2. Mengatur dan mengelola rencana pembayaran hutang-hutang baik itu dalam bentuk jangka pendek maupun jangka panjang yang tercermin dari nilai liquiditas perusahaan dalam bentuk uang tunai (kas dan bank), Piutang dan Persediaan. Dari komponen liquiditas tersebut tercermin kemampuan perusahaan dalam menyiapkan waktu untuk proses pembayaran hutang.

Langkah untuk membuat laporan keuangan bisnis laundry

A. Kelompokan biaya apa saja yang kamu gunakan untuk menjalankan bisnis laundry misalkan :

  1. Sewa Kios kamu catat sebagai biaya sewa
  2. Tenaga Kerja kamu catat sebagai biaya gaji
  3. Listrik kamu catat sebagai biaya listrik
  4. Air kamu catat sebagai biaya air
  5. Perawatan mesin kamu catat sebagai biaya perawatan mesin
  6. Air minum, Sampah, Keamanan kamu catat sebagai biaya rumah tangga toko
  7. Bensin, parkir kamu catat sebagai biaya transport
  8. Pulsa, telp, internet kamu catat sebagai biaya komunikasi

B. Kelompokan harga pokok produksi kamu terdiri dari apa saja:

Perlakuan hpp ini memang agak sedikit sulit namun bukan berarti tidak bisa dilakukan karena hpp ini terkait dengan produk yang digunakan dalam usaha kamu untuk mendapatkan penghasilan yaitu :
  1. Mesin dengan penggunaan mesin ini tentu kamu harus mengalokasikan Biaya Gas dan Biaya Listrik sebagai bagian dari HPP tergantung kamu menggunakan jenis mesin laundry apa? 
  2. Deterjen atau bahan kimia tentunya ini akan mempengaruhi stock kamu.
  3. Bahan pewangi pakaian tentunya ini juga akan mempengaruhi stock kamu.

C. Kelompok Penjualan terdiri dari apa saja :

  1. Jenis layanan apa saja yang kamu sediakan, misalkan setrika kamu catat sebagai pendapatan setrika, Cuci + Setrika maka kamu catat sebagai pendapatan cuci dan setrika, dan sebagainya.

Cara Sederhana Membuat Laporan Keuangan Laundry

Rumus laporan keuangan sesuai pertemuan pertama adalah Harta = Utang + Modal dengan Penambahan modal yang berasal dari Laba Rugi dengan Rumus Laba = Pendapatan - Biaya

Dengan rumus diatas kita dapat membuat laporan keuangan untuk laundry ada 2 cara yaitu :

A. Pengakuan Persediaan ditiadakan, sehingga komponen HPP untuk Gas, Listrik, Deterjen, Dan Bahan Pewangi kita akui sebagai biaya HPP pada saat kita melakukan pembelian atas komponen-komponen tersebut. 

Apa dampaknya jika kita melakukan pengakuan HPP pada saat pembelian komponen produksi tersebut. Kamu akan melihat di dalam laporan laba rugi kamu tidak menunjukan kondisi yang sebenernya karena pada saat pengakuan biaya tersebut perfoma bisnis kamu akan menunjukan biaya yang sangat tinggi sehingga seolah-olah dibulan tersebut kamu akan rugi. 

Hal ini berbanding terbalik pada saat dibulan berikutnya dengan tidak adanya pembelian atas komponen tersebut, maka biaya HPP kamu akan terlihat rendah sehingga kamu akan terlihat untung besar. 

B. Mengakui Pengakuan Persediaan, sehingga komponen HPP untuk Gas, Listrik, Deterjen, Dan Bahan Pewangi kita akui sebagai biaya HPP pada saat kita melakukan kegiatan laundry sesuai dengan jumlah layanan yang kita berikan.

Apa dampaknya jika kita melakukan pengakuan HPP pada saat produksi laundry, kita akan melihat kondisi sebenernya dari bisnis berapa banyak hpp yang terjadi pada saat laundry tersebut dilakukan. sehingga di dalam laporan laba rugi terlihat kondisi sebenernya apakah kamu untung atau rugi.
Namun untuk melakukan proses perhitungan HPP atas produk persediaan ini kamu harus menentukan besaran penggunaan gas, listrik, deterjen, dan bahan pewangi untuk setiap KG pakaian yang diproses produksi laundry atau untuk setiap satuan pakaian yang digunakan, karena hal ini mempengaruhi nilai HPP yang akan terjadi.

Contoh Chart Of Account Untuk Bisnis Laundry

NomorAkun
*NamaAkun
NamaKategori
1-10010
Kas
Kas & Bank
1-10020
Rekening Bank
Kas & Bank
1-10021
Bank Mandiri
Kas & Bank
1-10022
Bank BCA
Kas & Bank
1-10100
Piutang Usaha
Akun Piutang
1-10102
Cadangan Kerugian Piutang
Akun Piutang
1-10200
Persediaan Barang Pewangi
Persediaan
1-10201
Persediaan Barang Kimia
Persediaan
1-10202
Persediaan Barang Pendukung
Persediaan
1-10300
Piutang Lainnya
Aktiva Lancar Lainnya
1-10301
Piutang Karyawan
Aktiva Lancar Lainnya
1-10400
Dana Belum Disetor
Aktiva Lancar Lainnya
1-10401
Aset Lancar Lainnya
Aktiva Lancar Lainnya
1-10402
Biaya Dibayar Di Muka
Aktiva Lancar Lainnya
1-10403
Uang Muka
Aktiva Lancar Lainnya
1-10500
PPN Masukan
Aktiva Lancar Lainnya
1-10501
Pajak Dibayar Di Muka - PPh 22
Aktiva Lancar Lainnya
1-10502
Pajak Dibayar Di Muka - PPh 23
Aktiva Lancar Lainnya
1-10503
Pajak Dibayar Di Muka - PPh 25
Aktiva Lancar Lainnya
1-10700
Aset Tetap - Tanah
Aktiva Tetap
1-10701
Aset Tetap - Bangunan
Aktiva Tetap
1-10702
Aset Tetap - Building Improvements
Aktiva Tetap
1-10703
Aset Tetap - Kendaraan
Aktiva Tetap
1-10704
Aset Tetap - Mesin & Peralatan
Aktiva Tetap
1-10705
Aset Tetap - Perlengkapan Kantor
Aktiva Tetap
1-10706
Aset Tetap - Aset Sewa Guna Usaha
Aktiva Tetap
1-10707
Aset Tak Berwujud
Aktiva Tetap
1-10751
Akumulasi Penyusutan - Bangunan
Depresiasi & Amortisasi
1-10752
Akumulasi Penyusutan - Building Improvements
Depresiasi & Amortisasi
1-10753
Akumulasi penyusutan - Kendaraan
Depresiasi & Amortisasi
1-10754
Akumulasi Penyusutan - Mesin & Peralatan
Depresiasi & Amortisasi
1-10755
Akumulasi Penyusutan - Peralatan Kantor
Depresiasi & Amortisasi
1-10756
Akumulasi Penyusutan - Aset Sewa Guna Usaha
Depresiasi & Amortisasi
1-10757
Akumulasi Amortisasi
Depresiasi & Amortisasi
1-10800
Investasi
Aktiva Lainnya
2-20100
Hutang Usaha
Akun Hutang
2-20200
Hutang Lain Lain
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20201
Hutang Gaji
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20202
Hutang Deviden
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20203
Pendapatan Diterima Di Muka
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20204
Hutang Lainnya
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20301
Sarana Kantor Terhutang
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20302
Bunga Terhutang
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20399
Biaya Terhutang Lainnya
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20400
Hutang Bank
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20500
PPN Keluaran
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20501
Hutang Pajak - PPh 21
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20502
Hutang Pajak - PPh 22
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20503
Hutang Pajak - PPh 23
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20504
Hutang Pajak - PPh 29
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20599
Hutang Pajak Lainnya
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20600
Hutang dari Pemegang Saham
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20601
Kewajiban Lancar Lainnya
Kewajiban Lancar Lainnya
2-20700
Kewajiban Manfaat Karyawan
Kewajiban Jangka Panjang
3-30000
Modal Saham
Ekuitas
3-30001
Tambahan Modal Disetor
Ekuitas
3-30100
Laba Ditahan
Ekuitas
3-30200
Deviden
Ekuitas
3-30300
Pendapatan Komprehensif Lainnya
Ekuitas
3-30999
Ekuitas Saldo Awal
Ekuitas
4-40000
Pendapatan
Pendapatan
4-40010
Pendapatan Laundry Satuan
Pendapatan
4-40020
Pendapatan Laundry Kiloan
Pendapatan
4-40100
Diskon Penjualan
Pendapatan
4-40200
Retur Penjualan
Pendapatan
5-50000
Beban Pokok Pendapatan
Harga Pokok Penjualan
5-50100
Diskon Pembelian
Harga Pokok Penjualan
5-50200
Retur Pembelian
Harga Pokok Penjualan
5-50300
Pengiriman & Pengangkutan
Harga Pokok Penjualan
5-50400
Biaya Impor
Harga Pokok Penjualan
5-50500
Biaya Produksi
Harga Pokok Penjualan
6-60000
Biaya Penjualan
Beban
6-60001
   Iklan & Promosi
Beban
6-60002
   Komisi & Fee
Beban
6-60003
   Bensin, Tol dan Parkir - Penjualan
Beban
6-60004
   Perjalanan Dinas - Penjualan
Beban
6-60005
   Komunikasi - Penjualan
Beban
6-60006
   Marketing Lainnya
Beban
6-60007
   Seragam Pegawai
Beban
6-60100
Biaya Umum & Administratif
Beban
6-60101
   Gaji
Beban
6-60102
   Upah
Beban
6-60103
   Makanan & Transportasi
Beban
6-60104
   Lembur
Beban
6-60105
   Pengobatan
Beban
6-60106
   THR & Bonus
Beban
6-60107
   Jamsostek
Beban
6-60108
   Insentif
Beban
6-60109
   Pesangon
Beban
6-60110
   Manfaat dan Tunjangan Lain
Beban
6-60200
   Donasi
Beban
6-60201
   Hiburan
Beban
6-60202
   Bensin, Tol dan Parkir - Umum
Beban
6-60203
   Perbaikan & Pemeliharaan
Beban
6-60204
   Perjalanan Dinas - Umum
Beban
6-60205
   Makanan
Beban
6-60206
   Komunikasi - Umum
Beban
6-60207
   Iuran & Langganan
Beban
6-60208
   Asuransi
Beban
6-60209
   Legal & Profesional
Beban
6-60210
   Beban Manfaat Karyawan
Beban
6-60211
   Sarana Kantor
Beban
6-60212
   Pelatihan & Pengembangan
Beban
6-60213
   Beban Piutang Tak Tertagih
Beban
6-60214
   Pajak dan Perizinan
Beban
6-60215
   Denda
Beban
6-60217
   Listrik
Beban
6-60218
   Air
Beban
6-60219
   IPL
Beban
6-60220
   Langganan Software
Beban
6-60300
   Beban Kantor
Beban
6-60301
   Alat Tulis Kantor & Printing
Beban
6-60302
   Bea Materai
Beban
6-60303
   Keamanan dan Kebersihan
Beban
6-60304
   Supplies dan Material
Beban
6-60305
   Pemborong
Beban
6-60400
   Biaya Sewa - Bangunan
Beban
6-60401
   Biaya Sewa - Kendaraan
Beban
6-60402
   Biaya Sewa - Operasional
Beban
6-60403
   Biaya Sewa - Lain - lain
Beban
6-60500
   Penyusutan - Bangunan
Beban
6-60501
   Penyusutan - Perbaikan Bangunan
Beban
6-60502
   Penyusutan - Kendaraan
Beban
6-60503
   Penyusutan - Mesin & Peralatan
Beban
6-60504
   Penyusutan - Peralatan Kantor
Beban
6-60599
   Penyusutan - Aset Sewa Guna Usaha
Beban
6-60216
Pengeluaran Barang Rusak
Beban
7-70000
Pendapatan Bunga - Bank
Pendapatan Lainnya
7-70001
Pendapatan Bunga - Deposito
Pendapatan Lainnya
7-70002
Pembulatan
Pendapatan Lainnya
7-70099
Pendapatan Lain - lain
Pendapatan Lainnya
8-80000
Beban Bunga
Beban Lainnya
8-80001
Provisi
Beban Lainnya
8-80002
(Laba)/Rugi Pelepasan Aset Tetap
Beban Lainnya
8-80100
Penyesuaian Persediaan
Beban Lainnya
8-80999
Beban Lain - lain
Beban Lainnya
9-90000
Beban Pajak - Kini
Beban Lainnya
9-90001
Beban Pajak - Tangguhan
Beban Lainnya

Setelah kamu mengetahui chart of account yang akan digunakan untuk membuat laporan keuangan bisnis laundry maka langkah selanjutnya adalah :
  1. Kamu siapkan plastik kemudian berikan nama sesuai dengan nama akun pendapatan dan biaya, jadi pastikan setiap nama akun memiliki 1 map plastik. 
    map-plastik-laporan-keuangan
    Map Plastik diberikan label nama Pendapatan dan Biaya
  2. Setiap nota penjualan masukan ke dalam map plastik dengan label penjualan, begitu pula dengan nota biaya masukan ke dalam map platik dengan label biaya.
  3. Setiap hari kamu totalkan masing-masing map kemudian inputkan ke dalam excel dibawah ini sehingga kamu memiliki total nilai transaksi. 
    NomorAkun
    *NamaAkun
    Tgl 1
     Tgl 2
    1-10010
    Kas


    1-10020
    Rekening Bank


    1-10021
    Bank Mandiri


    1-10022
    Bank BCA


    1-10100
    Piutang Usaha


    1-10102
    Cadangan Kerugian Piutang


    1-10200
    Persediaan Barang Pewangi


    1-10201
    Persediaan Barang Kimia


    1-10202
    Persediaan Barang Pendukung


    1-10300
    Piutang Lainnya


    1-10301
    Piutang Karyawan


    1-10400
    Dana Belum Disetor


    1-10401
    Aset Lancar Lainnya


    1-10402
    Biaya Dibayar Di Muka


    1-10403
    Uang Muka


    1-10500
    PPN Masukan


    1-10501
    Pajak Dibayar Di Muka - PPh 22


    1-10502
    Pajak Dibayar Di Muka - PPh 23


    1-10503
    Pajak Dibayar Di Muka - PPh 25


    1-10700
    Aset Tetap - Tanah


    1-10701
    Aset Tetap - Bangunan


    1-10702
    Aset Tetap - Building Improvements


    1-10703
    Aset Tetap - Kendaraan


    1-10704
    Aset Tetap - Mesin & Peralatan


    1-10705
    Aset Tetap - Perlengkapan Kantor


    1-10706
    Aset Tetap - Aset Sewa Guna Usaha


    1-10707
    Aset Tak Berwujud


    1-10751
    Akumulasi Penyusutan - Bangunan


    1-10752
    Akumulasi Penyusutan - Building Improvements


    1-10753
    Akumulasi penyusutan - Kendaraan


    1-10754
    Akumulasi Penyusutan - Mesin & Peralatan


    1-10755
    Akumulasi Penyusutan - Peralatan Kantor


    1-10756
    Akumulasi Penyusutan - Aset Sewa Guna Usaha


    1-10757
    Akumulasi Amortisasi


    1-10800
    Investasi


    2-20100
    Hutang Usaha


    2-20200
    Hutang Lain Lain


    2-20201
    Hutang Gaji


    2-20202
    Hutang Deviden


    2-20203
    Pendapatan Diterima Di Muka


    2-20204
    Hutang Lainnya


    2-20301
    Sarana Kantor Terhutang


    2-20302
    Bunga Terhutang


    2-20399
    Biaya Terhutang Lainnya


    2-20400
    Hutang Bank


    2-20500
    PPN Keluaran


    2-20501
    Hutang Pajak - PPh 21


    2-20502
    Hutang Pajak - PPh 22


    2-20503
    Hutang Pajak - PPh 23


    2-20504
    Hutang Pajak - PPh 29


    2-20599
    Hutang Pajak Lainnya


    2-20600
    Hutang dari Pemegang Saham


    2-20601
    Kewajiban Lancar Lainnya


    2-20700
    Kewajiban Manfaat Karyawan


    3-30000
    Modal Saham


    3-30001
    Tambahan Modal Disetor


    3-30100
    Laba Ditahan


    3-30200
    Deviden


    3-30300
    Pendapatan Komprehensif Lainnya


    3-30999
    Ekuitas Saldo Awal


    4-40000
    Pendapatan


    4-40010
    Pendapatan Laundry Satuan


    4-40020
    Pendapatan Laundry Kiloan


    4-40100
    Diskon Penjualan


    4-40200
    Retur Penjualan


    5-50000
    Beban Pokok Pendapatan


    5-50100
    Diskon Pembelian


    5-50200
    Retur Pembelian


    5-50300
    Pengiriman & Pengangkutan


    5-50400
    Biaya Impor


    5-50500
    Biaya Produksi


    6-60000
    Biaya Penjualan


    6-60001
       Iklan & Promosi


    6-60002
       Komisi & Fee


    6-60003
       Bensin, Tol dan Parkir - Penjualan


    6-60004
       Perjalanan Dinas - Penjualan


    6-60005
       Komunikasi - Penjualan


    6-60006
       Marketing Lainnya


    6-60007
       Seragam Pegawai


    6-60100
    Biaya Umum & Administratif


    6-60101
       Gaji


    6-60102
       Upah


    6-60103
       Makanan & Transportasi


    6-60104
       Lembur


    6-60105
       Pengobatan


    6-60106
       THR & Bonus


    6-60107
       Jamsostek


    6-60108
       Insentif


    6-60109
       Pesangon


    6-60110
       Manfaat dan Tunjangan Lain


    6-60200
       Donasi


    6-60201
       Hiburan


    6-60202
       Bensin, Tol dan Parkir - Umum


    6-60203
       Perbaikan & Pemeliharaan


    6-60204
       Perjalanan Dinas - Umum


    6-60205
       Makanan


    6-60206
       Komunikasi - Umum


    6-60207
       Iuran & Langganan


    6-60208
       Asuransi


    6-60209
       Legal & Profesional


    6-60210
       Beban Manfaat Karyawan


    6-60211
       Sarana Kantor


    6-60212
       Pelatihan & Pengembangan


    6-60213
       Beban Piutang Tak Tertagih


    6-60214
       Pajak dan Perizinan


    6-60215
       Denda


    6-60217
       Listrik


    6-60218
       Air


    6-60219
       IPL


    6-60220
       Langganan Software


    6-60300
       Beban Kantor


    6-60301
       Alat Tulis Kantor & Printing


    6-60302
       Bea Materai


    6-60303
       Keamanan dan Kebersihan


    6-60304
       Supplies dan Material


    6-60305
       Pemborong


    6-60400
       Biaya Sewa - Bangunan


    6-60401
       Biaya Sewa - Kendaraan


    6-60402
       Biaya Sewa - Operasional


    6-60403
       Biaya Sewa - Lain - lain


    6-60500
       Penyusutan - Bangunan


    6-60501
       Penyusutan - Perbaikan Bangunan


    6-60502
       Penyusutan - Kendaraan


    6-60503
       Penyusutan - Mesin & Peralatan


    6-60504
       Penyusutan - Peralatan Kantor


    6-60599
       Penyusutan - Aset Sewa Guna Usaha


    6-60216
    Pengeluaran Barang Rusak


    7-70000
    Pendapatan Bunga - Bank


    7-70001
    Pendapatan Bunga - Deposito


    7-70002
    Pembulatan


    7-70099
    Pendapatan Lain - lain


    8-80000
    Beban Bunga


    8-80001
    Provisi


    8-80002
    (Laba)/Rugi Pelepasan Aset Tetap


    8-80100
    Penyesuaian Persediaan


    8-80999
    Beban Lain - lain


    9-90000
    Beban Pajak - Kini


    9-90001
    Beban Pajak - Tangguhan


  4. Catatan untuk mempermudah kamu melakukan perhitungan sebaiknya dilakukan perhari, untuk itu di dalam map utama harus memiliki map anak yang mengumpulkan data perhari sehingga tidak tercampur.
  5. Setelah kamu melakukan rekap selama 1 bulan maka kamu sudah bisa menyusun laporan keuangan.
Demikianlah proses membuat laporan keuangan untuk bisnis laundry.

Membuat Laporan Keuangan Untuk Bisnis Laundry Reviewed by FR Consultant Indonesia on September 05, 2018 Rating: 5 Kelas Pembukuan dan Pajak - 025 Bagaimana Cara Membuat Laporan Keuangan Untuk Bisnis Laundry Bisnis laundry saat ini sedang menjamur bany...

No comments:

Harap Berkomentar sesuai dengan tema artikel, Diluar Tema artikel akan dihapus. Terima Kasih