Belajar Pembukuan - Tips dan Trik Belajar Pembukuan dan Belajar Pajak
Tuesday, 24 July 2018

Belajar Pembukuan

Kelas Pembukuan dan Pajak - 01 

kelas-pembukuan-dan-pajak-01-belajar-pembukuan
Belajar Pembukuan


Dalam memulai belajar pembukuan maka kamu wajib mengetahui rumus dasar dari pembukuan itu sendiri yaitu

Harta = Hutang + Modal, Dimana Modal = Modal awal + Laba Ditahan + Laba Berjalan. Sedangkan Laba Berjalan = Penjualan - Biaya Pokok Penjualan - Biaya Operasional

Jika kita bedah rumus diatas maka langkahnya sebagai berikut :

Rumus Neraca

Harta = Hutang + Modal

Kelompok harta itu selalu memiliki saldo normal di DEBET yang mana artinya jika dia bertambah disimpan di debet dan jika berkurang disimpan di kredit.

apa saja yang termasuk ke dalam kelompok harta :

  1. Kas atau uang tunai
  2. Bank
  3. Piutang Dagang atau penjualan yang uangnya belum diterima dari pelanggan.
  4. Persediaan atau barang yang masih ada ditoko atau digudang yang belum dijual
  5. Biaya yang dibayar dimuka atau sesuatu yang sudah kita bayarkan namun belum kita terima manfaatnya yang mana manfaatnya ini baru diterima setelah 1 bulan periode berjalan, contohnya seperti kita bayar asuransi, pada saat kita membayar premi untuk 1 tahun tentunya manfaatnya belum kita terima disaat kita bayarkan premi tersebut. karena itu pengakuan dari manfaatnya dihitung setiap 1 bulan berjalan.
  6. Asset tetap atau harta yang nilainya memiliki materialitas yang sangat besar dan mengalami masa penyusutan atas penggunaan harta tersebut, sehingga menyebabkan nilai dari harta tersebut mengalami penurunan, seperti bangunan, mobil, motor, mesin dikecualikan tanah karena tanah selalu mengalami nilai kenaikan.
  7. dan masih banyak harta lainnya.
Kelompok Kewajiban (Hutang) itu selalu memiliki saldo normal di Kredit yang mana artinya jika dia bertambah disimpan di Kredit dan jika berkurang disimpan di Debet.

apa saja yang termasuk ke dalam kelompok Kewajiban :

  1. Hutang Dagang atau uang yang belum kita bayarkan atas kegiatan transaksi pembelian atau layanan jasa kepada supplier dan vendor perusahaan.
  2. Biaya yang masih harus dibayar atau kewajiban atau uang yang belum kita bayarkan atas setiap biaya  yang terjadi di operasional perusahaan.
  3. Pendapatan diterima dimuka atau uang yang sudah kita terima namun belum memberikan layanan atau produk ke pelanggan kita.
  4. Hutang kendaraan atau kewajiban pembayaran hutang atas pembelian kendaraan, biasanya ini masuk ke klasifikasi hutang jangka panjang karena waktu pembayaran membutuhkan lebih dari 5 tahun.
  5. Hutang Bank atau kewajiban pembayaran hutang atas dana yang diperoleh dari bank untuk pembiayaan perusahaan dengan proses waktu pembayaran lebih dari 5 tahun.
  6. Hutang pemegang saham atau pinjaman yang diperoleh dari pemilik perusahaan untuk membiayai perusahaan.
Kelompok Modal (Equity) itu selalu memiliki saldo normal di Kredit yang mana artinya jika dia bertambah disimpan di Kredit dan jika berkurang disimpan di Debet.

apa saja yang termasuk ke dalam kelompok Modal :

  1. Modal atau jumlah yang kamu setorkan untuk pendirian perusahaan bisa dalam bentuk uang tunai, harta tidak bergerak atau gabungan keduannya.
  2. Laba ditahan atau nilai keuntungan yang terakumulasi dari awal perusahaan berdiri hingga saat ini yang menunjukan nilai tersebut belum dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk deviden.
  3. Laba Berjalan atau nilai yang menunjukan keuntungan dari proses operasional perusahaan di satu periode.
Untuk memudahkan kamu dalam memahami rumus ini, saya akan memberikan contoh ilustrasi sebagai berikut :
  1. Ibu Eka pemilik perusahaan travel di bali. dimana pada saat pendirian perusahaannya beliau menanamkan modalnya sebesar Rp 500 juta dalam bentuk :
  • Uang Tunai di rekening BCA Rp 100 Juta
  • Bangunan Rp 150 Juta
  • Mobil Hiace Rp 250 Juta
Nah dengan ilustrasi diatas kamu diminta membuat laporan keuangan atas pendirian perusahaan tersebut, maka langkah pertama adalah kita lakukan analisa sebagai berikut :
  1. Ingat rumus Harta (Debet)  = Hutang (Kredit) + Modal (Kredit)
  2. Uang Tunai itu masuk ke kelompok Harta berarti Debet karena uang perusahaan bertambah makanya disimpan di debet.
  3. Bangunan itu masuk ke kelompok Harta berarti Debet karena bangunan perusahaan bertambah makanya disimpan di debet.
  4. Mobil Hiace itu masuk ke kelompok Harta berarti Debet karena mobil perusahaan bertambah makanya disimpan di debet.
  5. Menanamkan modalnya itu masuk ke kelompok Modal berarti Kredit karena ibu eka menanamkan modal ke perusahaan makanya modal perusahaan bertambah itu artinya disimpan di kredit.
Maka Jurnal yang terjadi adalah

Debet
Kredit
Kas
100.000.000
0
Bangunan
150.000.000
0
Mobil Hiace
250.000.000
  0
Modal Usaha
250.000.000
500.000.000

Dari ilustrasi diatas seharusnya kamu sudah bisa memahami kapan harta, kewajiban dan modal itu harus disimpan di debet atau kredit.

Demikianlah kelas 01 untuk pembukuan dan pajak, ditunggu ya materi berikutnya, sampai jumpa :)
Belajar Pembukuan Reviewed by FR Consultant Indonesia on July 24, 2018 Rating: 5 Kelas Pembukuan dan Pajak - 01  Belajar Pembukuan
Newer Post
Previous
This is the last post

No comments:

Harap Berkomentar sesuai dengan tema artikel, Diluar Tema artikel akan dihapus. Terima Kasih